Berita

Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh/Net

Politik

Surya Paloh: Jangan Lips Service Ngaku Paling Setia Dampingi Presiden!

JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 21:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Konsistensi ucapan dan perbuatan diperlukan agar partai semakin mendapat kepercayaan dari rakyat. Atas alasan itu, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengajak para kader mengutamakan komitmen kesetiaan.

Penegasan itu disampaikannya dalam Kongres II Partai Nasdem yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (8/11).

Surya Paloh lantas menyindir partai di koalisi yang mengaku paling setia dalam mendampingi Presiden Joko Widodo. Dia tidak ingin ucapan itu sebatas janji yang selesai di mulut saja.


“Diperlukan komitmen kesetiaan yang mengikat, bukan hanya janji sembarang janji, bukan hanya ucapan lips service menyatakan aku lah yang paling setia mendampingi bapak presiden," sindir Paloh yang disambut tepuk tangan ribuan peserta kongres.

Dia mengingatkan bahwa janji kesetiaan itu akan dibuktikan saat Presiden Joko Widodo mendapat ujian berat di kemudian hari. Surya tidak yakin semua partai yang mengaku paling setia bakal bertahan.

“Jangan-jangan hanya tinggal Nasdem yang bersama presiden," imbuhnya yang lagi-lagi disambut gemuruh tepuk tangan.

Sejumlah manuver yang dilakukan elite Nasdem sempat menuai spekulasi partai yang berusia 8 tahun itu bakal hengkang dari koalisi. Teranyar, Surya Paloh bersama elite berkunjung ke DPP PKS.

Pertemuan itu sempat disindir Presiden Joko Widodo dalam HUT ke-55 Partai Golkar beberapa waktu lalu. Jokowi mengaku tidak pernah mendapat pelukan erat Surya Paloh seperti saat bos Media Group itu merangkul Presiden PKS Sohibul Iman.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya