Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah Kembali Tagih Utang Rp 30 Miliar Dari PKS

JUMAT, 08 NOVEMBER 2019 | 17:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Di tengah ramainya perbincangan mengenai sindiran Presiden Joko Widodo pada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang lebih memeluk erat Presiden PKS Sohibul Iman, mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali menagih utang.

Dia menagih utang pada Sohibul Iman cs yang kalah di Mahkamah Agung. Sambil mengunggah foto Surya Paloh dan Sohibul Iman berpelukan, Fahri mencolek Jokowi.

“Pak Jokowi, apakah ini yang bapak maksud? Masalahnya aku lagi nagih,” kata Fahri dalam akun Twitter pribadinya sesaat lalu, Jumat (8/11).


Penggagas Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia itu kemudian menguraikan kronologi singkat mengenai tagihannya itu.

Peristiwa itu terjadi pasca Munas PKS yang kemudian menjadikan Sohibul Iman sebagai presiden partai. Kubu penantang, Anis Matta cs dipinggirkan termasuk Fahri Hamzah.

Di tahun 2016, Fahri bahkan dipecat. Kemudian dia membela diri di pengadilan negeri dan menang. PKS kemudian banding, tapi putusan tetap dimenangkan pendiri Garbi itu.

“PKS kasasi ke MA, saya menang di MA. MA inkracht denda Rp 30 M. PKS nggak mau bayar,” urainya.

Fahri menegaskan bahwa uang kemenangan itu tidak akan diambilnya sepeserpun. Tapi akan diberikan kepada yang lebih berhak.

Menurutnya, masih banyak orang yang hidup lebih sulit dan layak mendapatkan uang tersebut, seperti anak yatim, anak jalanan yang terlantar, dan fakir miskin.

“Saya tagih 30 M adalah buat mereka. Saya sudah siapkan skema untuk membiayai mereka. Rasanya wajar jika mereka yang mendapatkannya,” ujarnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya