Berita

Presiden Joko Widodo menunjukkan Kartu Indonesia Sehat (KIS)/Net

Kesehatan

PDIP: Program KIS Jokowi Selama Ini Enggak Laku

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 19:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo tak memiliki dampak yang dirasakan masyarakat pada umumnya.

Program jaminan kesehatan yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ini tak laku lantaran masuk kategori kelas III.

“Jokowi bagi KIS tapi KIS-nya enggak laku karena begitu sampai rumah sakit, kelas tiganya (ruangan) penuh. KIS itu untuk kelas tiga, bukan kelas satu. Namanya pasien ya biasanya terserah dokter (dimasukkan kelas I), yang penting anak dirawat,” ungkap anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Senayan, Rabu (6/11).


Tak hanya soal pelayanan di rimah sakit, masyarakat kelas menengah ke atas juga banyak yang masuk dalam daftar penerima KIS. Hal ini dinilai rentan terhadap praktik kapitalisme di bidang kesehatan.

Ke depan, dari pihak rumah sakit maupun dokter, juga harus dilakukan pembenahan agar dapat mengubah mindset untuk tidak mengomersialkan bidang kesehatan bagi masyarakat.

“Mungkin harus revolusi mental, dokter-dokter juga harus kembali pada 'ilmuku adalah ibadahku, bukan rejekiku'," tandas Wakil Sekjen PDIP ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya