Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ahmad Dhani/Net

Publika

Masuk Akal Usul Ahmad Dhani Jadi Wagub DKI

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 22:38 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

TAK terasa masa tahanan Ahmad Dhani sudah di penghujung selesai. Setahun lebih Dhani dipenjara sebagai korban politik ketimbang hukum.

Usai keluar dari pesakitan, pasti akan banyak aktivitas yang dilakoninya. Pastinya politik tetap menjadi pilihannya untuk mendampingi sang istri tercinta, Mulan Jamela yang menjadi legislator di DPR.

Dalam politik dikenal dinamika permusuhan dan pertemanan. Awal tahun musuh akhir tahun kawan. Hal itu biasa saja bagi para politikus. Judul yang diusung walau terasa usang tapi tetap merangsang, "demi kepentingan yang lebih besar" kepentingan nasional kadang jadi alasan super kuat perkongsian politik itu.


Terlepas dalil semacam itu, ada prospektif kuat bagi Ahmad Dhani untuk berkiprah dalam dunia resmi eksekutif meski level daerah, yaitu mengisi kekosongan kursi wagub DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno karena ikut kontestasi capres cawapres yang telah berlalu.

Adalah Lieus Sungkharisma yang membesitkan peluang ini. Tentunya sosok Dhani memenuhi standar kebutuhan warga Jakarta akan sosok pendamping Gubernur Anies.

Wacana ini sungguh menarik mengingat kelincahan dan kecerdasan Ahmad Dhani dalam kesuksesan hidupnya dan implementasi yang sama ditunjukan saat bersikap oposisi di masa rezim lalu.

Tapi kini warna politik telah berubah, Prabowo bergabung dengan kabinet Indonesia Maju hendak membantu Negara.

Jadi tak ada salahnya pula Ahmad Dhani bergabung dengan Anies untuk membantu Jakarta. Kursi itu sudah lama kosong, dan tidak boleh kosong lebih lama lagi. Semoga saja ada hikmah di sana.

Adian Radiatus
Penulis adalah Pemerhati Sosial

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya