Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama/Net

Publika

Ahok Dan Anies Baswedan

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 21:07 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

SALAH satu collateral impact dari geger-gegeran draft usulan aibon yang sengaja difabrikasi PSI adalah Ahok reborn.

Ahok yang sudah tenggelam akibat kawin lagi dipaksa di-framming jadi lebih baik dari Anies Baswedan.

Ahok is not a great leader, not even a great man. Dia seorang aktor. Pemain watak. Gubernur Jakarta adalah perannya. Enggak benar-benar hebat. Semuanya hanya acting di depan kamera.


Sutradara sukses kemas Ahok dengan menggunakan "Stanislavski method". Sehingga Era Ahok punya efek "realistic interpretation". Padahal semua itu hanya interpretasi. Sebuah over-exaggerated perception.

Teras Balai Kota jadi Panggung Sandiwara. On that stage, Ahok sukses menerapkan System Stanislavski yaitu "experiencing a role". Prinsip sistem ini stressing pada apa yang disebut "the art of experiencing" yaitu "You should 'experience feelings analogous' to those that the character experiences each and every time you do it."

Penjiwaannya paten. Walikota Jakbar diomelin. Pengusaha dimaki-maki. Jurnalis diusir.

Ada diskrepansi antara Ahok dalam peran sebagai Gubernur dan Ahok dalam perilaku sehari-hari.

Hanya Ahok yang sanggup melegalkan alibi perceraian dengan menghancurkan karakter ibu dari anak-anaknya. Tidak ada "Great Man" yang bisa melakukan perbuatan macam begitu.

Diskrepansi di atas masuk kategori apa yang disebut Denis Diderot sebagai "Paradox of the Actor" atau "Paradoxe sur le comédien" yaitu "great actors do not experience the emotions they are displaying".

Anies Baswedan beda lagi. Dia beroperasi in silent. Ngga terlalu banyak omong. Tapi kerja diam-diam.

Publik tidak tau banyak detail apa yang dikerjakan Anies Baswedan. Rumah DP 0 Rupiah yang "mewah" tidak dieksplorasi secara kolosal di ruang iklan. Terlebih pada saat tidak ada instruksi ke para staff dan orang di sekeliling Anies Baswedan supaya mengekspose semua itu. Jadi planga-plongo karena tiada inisiatif.

Pemimpin adalah teladan. Tapi apa yang mau diteladani bila tidak ada informasi.

Baik Ahok mau pun Anies Baswedan sebaiknya merenungkan pesan Roman poet Horace yang mengatakan, "Si vis me flere, primium tibi flendum est".

Artinya; If you wish me to weep you must first weep yourself.

Khusus buat Anies Baswedan, ada tambahan; Let some people knows that you weep.

Penulis merupakan aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak)

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya