Berita

(kiri-kanan) Komisioner KPU, Pramono Ubaid, Ketua KPU Arief Budiman, Viryan, dan Evi Novida Ginting Manik/RMOL

Politik

Pembahasan Anggaran Pilkada Tiga Kabupaten Di Sumatera Barat Masih Alot

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 18:45 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Belum ada titik kesepakatan soal anggaran Pilkada 2020 di tiga wilayah Sumatera Barat, yakni Solok, Solok Selatan, dan Tanah Datar.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan, perbandingan anggaran yang diajukan KPU dengan yang dipatok pemerintah daerah masing-masing masih terlalu jauh.

"Jadi misalnya Solok Selatan itu awalnya kami mengajukan Rp 27 miliar. Tapi sejak awal pemerintah daerah mematok angka Rp 14 miliar," ujar Pramono di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/11).


"Padahal ketika pembahasan, sebenarnya teman-teman KPU sudah bersedia menurunkan. Seingat saya di Solok Selatan di Rp 23 miliar," imbuhnya.

Namun, kata Pramono, kepala daerahnya sama sekali tidak mau menaikkan lagi. Anggaran sebesar Rp 23 miliar pun dinilai tak akan mencukupi.

Untuk Kabupaten Solok,  KPU mengusulkan Rp 31 miliar, kemudian diturunkan menjadi Rp 27 miliar. Namun dari sisi Pemda setempat masih mematok di angka Rp 17 miliar.

"Begitu pula Kabupaten Tanah Datar. Sebenarnya bedanya tidak terlalu jauh. Usulannya Rp 33,5 miliar, Pemdanya mematok di angka Rp 26 miliar," ujarnya.

Menurutnya, di tiga daerah tersebut pemerintah daerahnya kurang responsif untuk membahas persoalan anggaran secara terbuka ke KPU kabupaten/kota setempat.

"Jadi pokoknya dipatok angka sekian, terserah KPU cukup atau enggak cukup. Kira-kira begitulah bahasanya," tutup Pramono.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya