Berita

Spanduk Cabut Perpres No.75 tahun 2019 terpasang di ruang rapat DPR/RMOL

Politik

Gempar, Spanduk Cabut Perpres Kenaikan BPJS Kesehatan Warnai Rapat DPR Bareng Menkes

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 16:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada hal menarik dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi IX DPR RI dengan Kemenkes yang dihadiri langsung oleh Menkes, dr Terawan. Hadir pula BKKBN, Dirut BPJS Kesehatan, Fahmi Idris, BPOM, dan DJSN di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Senayan, Selasa (5/11).

Saat rapat berlangsung, terdapat sebuah spanduk terbentang di ruang sidang bertuliskan ‘Cabut Perpres No.75 tahun 2019 Tentang Jaminan Kesehatan Kenaikan Premi BPJS Memberatkan Hidup Rakyat’.

Sontak, konsentrasi seluruh anggota dewan, termasuk Dirut BPJS, Fahmi Idris serta beberapa stafnya mengarah ke spanduk misterius itu saat pihak BPJS keseharan tengah menyampaikan pemaparannya mengenai grand desain pelaksanaan visi misi Presiden RI Joko Widodo dalam BPJS.


Setelah menjadi perhatian banyak orang, spanduk tersebut kemudian ditarik oleh seseorang di lantai dua ruang rapat Komisi IX DPR RI.

Usut punya usut, spanduk tersebut ternyata dibuat oleh Rekan Indonesia atau Relawan Kesehatan Indonesia. Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa yang membentangkan spanduk tersebut di tengah rapat kerja Menkes bersama Komisi IX.

Adapun Perpres tersebut telah ditandatangani Presiden Jokowi. Hal itu uga menjadi dasar pemerintah menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Berdasarkan Pasal 29 Perpres tersebut, iuran peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) meningkat menjadi Rp 42 ribu dari saat ini sebesar Rp 25.500.

Sedangkan peserta mandiri kelas 2 akan meningkat menjadi Rp 110 ribu dari yang sebelumnya Rp 51 ribu. Pesera Kelas 1 akan naik menjadi Rp 160 ribu dari saat ini sebesar Rp 80 ribu.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya