Berita

Airlangga Hartarto dinilai masih cukup kuat jadi caketum Golkar/RMOL

Politik

LSI: Sudah Kantongi Restu Jokowi, Airlangga Diprediksi Bakal Jadi Caketum Terkuat

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 12:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kondisi politik di internal Partai Golkar kembali memanas jelang Musyawarah Nasional (Munas) Desember mendatang. Bambang Soesatyo yang sempat mundur dari pertarungan caketum Golkar, tiba-tiba ingin maju kembali melawan Airlangga Hartarto.

Kondisi ini sebenarnya sempat reda setelah Bambang Soesatyo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MPR RI. Namun mendadak Bamsoet tampak galau dan ingin masuk kembali dalam bursa caketum partai beringin.

Menyikapi hal tersebut, Direktur LSI Djayadi Hanan menduga ada kesepakatan politik di internal Golkar sampai terpilihnya Ketua MPR. Airlangga, kata Djayadi, juga memiliki posisi kuat sehingga terpilih kembali menjadi menteri bahkan kini menjabat Menko Perekonomian.


Meski demikian, menurut Djayadi, Airlangga masih cukup kuat kembali menjadi Ketum Golkar. Djayadi bahkan memprediksi Airlangga telah mengantongi restu dari Presiden Joko Widodo.

“Restu dari Pak Jokowi, dan itu saya kira akan dibaca oleh pengurus Golkar secara umum sebagai restu bahwa Pak Airlangga lah yang lebih dianggap cocok untuk menjadi Ketum Golkar,” ungkap Djayadi di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (5/11).

Kecuali, kata Djayadi, Jokowi membuat aturan atau kebijakan ketum partai tidak boleh menjadi menteri atau rangkap jabatan. Sehingga mengharuskan Airlangga mundur dari jabatan Menko Perekonomian.

“Tapi kayaknya itu enggak mungkin. Kalau punya kebijakan itu, Prabowo juga harus mundur dong, Suharso Monoarfa juga,” paparnya.

“Dugaan saya, sudah ada kesepakatan-kesepakatan secara internal antara faksi pak Bambang Soesatyo dengan faksi pak Airlangga Hartarto,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya