Berita

Surya Paloh dan Megawati/Net

Politik

Gerah Dengan Mega-Prabowo, Alasan Surya Paloh Sowan Ke Partai Non Koalisi

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 05:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Manuver Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh yang bertandang ke kantor DPP PKS disebut karena khawatir tidak punya posisi tawar di koalisi Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat Politik Universitas Indonesia, Cecep Hidayat menjelaskan, di koalisi pemerintahan Jokowi, Surya Paloh merupakan inisiator penting pencapresan Jokowi saat tahun 2014 lalu.

Meski demikian, pengaruh Megawati di koalisi Jokowi sangat kuat. Bergabungnya Prabowo, kata Cecep semakin mengubah peta pengaruh di internal koalisi Jokowi.


Akibatnya, Surya Paloh bukan menjadi faksi utama di dalam pemerintahan Jokowi.

"Surya Paloh kan bukan faksi utama di koalisi Jokowi, Mega sangat kuat apalagi sekarang ditambah Prabowo. Tentu dia (Surya Paloh) gerah. Ada kekhawatiran tidak punya posisi tawar," kata cecep kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/11).

Dalam kabinet Indonesia Maju, Partai Nasdem menempatkan 3 kadernya, Johnny G Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika, Siti Nurbaya Bakar sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Surya Paloh  disebut juga kecewa karena lepasnya jatah Jaksa Agung.

Selain sowan ke DPP PKS, Partai Nasdem juga akan bertandang ke partai di luar koalisi pemerintah lainnya, yakni PAN dan Demokrat.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya