Berita

Ekonom senior DR Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Siapapun Menkeu Kalau Cuma Tawarkan Utang Pasti Dipuji Kreditor

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 13:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gelar menteri keuangan terbaik yang disematkan negara asing bukan merupakan sebuah prestasi. Pasalnya, semua menkeu bisa dengan mudah mendapatkan penghargaan tersebut asal memenuhi kemauan kreditor.

Begitu kira-kira maksud dari ekonom senior, DR Rizal Ramli dalam mengomentari rencana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang tengah mencari utang luar negeri lagi.

RR, sapaan akrabnya, siapapun Menkeu jika menawarkan kupon surat utang lebih besar 2 hingga 3 persen di atas negara selevel maka akan makin dicintai kreditor.


“Siapapun Menkeu-nya jika tawarkan kupon surat utang 2 hingga 3 persen di atas negara-negara yang ratingnya lebih rendah dari RI pasti dipuji-puji kreditor dan pasti over-subscribed,” tegasnya akun Twitter pribadinya, Senin (4/11).

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu kemudian mewanti-wanti Jokowi. Dia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut akan membebani rakyat Indonesia. Khususnya rakyat kecil.

”(Sebab) selisih bunga tersebu harus dibayar rakyat Indonesia dalam bentuk kenaikan harga-harga, uberan pajak dan ekonomi makin nyungsep,” ujar mantan Menko Kemaritiman itu.

Kemenkeu menguraikan akan mencari utang pada pekan ini. Utang dicari untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Adapun instrumen yang digunakan adalah lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, (5/11) mendatang. Lelang menargetkan Rp 15 triliun atau maksimal Rp 30 triliun dengan penyelesaian transaksi pada Kamis (7/11). Ada tiga seri baru dan empat re-opening atau seri lama yang akan dilelang.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya