Berita

Petinggi PKS menyambut rombongan Surya Paloh/RMOL

Politik

Surya Paloh Dapat Tugas Khusus Agar PKS Tidak Keras Ke Pemerintahan Jokowi

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 04:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bertandangnya Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh beserta rombongan ke Kantor DPP PKS masih hangat menjadi perbincangan berbagai kalangan. Manuver Surya Paloh disebut salah satu cara untuk mendinginkan suasana politik

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an menyebut, sowannya Surya Paloh Cs ke PKS merupakan tugas khusus dari Presiden Joko Widodo. Tujuannya untuk merangkul PKS agar tidak terlalu keras memerankan fungsi oposisi ke pemerintahan Jokowi.

"Safari lintas partai itu ditugaskan Jokowi untuk merangsul PKS supaya tidak keras jadi oposisi," kata Ali kepada Kantor Berita Poltik RMOL, Minggu (3/11).


Selain itu, manuver Surya Paloh juga sebagai respons atas ketidakpastian koalisi pemerintahan Jokowi. Apalagi, paska jamuan politik Megawati yang menerima hangat Prabowo telah mengubah peta politik koalisi awal pendukung Jokowi-Maruf.

"Memang bagian dari cara Nasdem merespons ketidakpasan ke koalisi, termasuk merespon jamuan nasi goreng Mega-Prabowo," demikian Ali.

Dalam pemerintahan di periode kedua, Jokowi memilih tiga kader Partai Nasdem sebagai pembantunya. Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Mentan Syahrul Yasin Limpo, dan Menkominfo Johnny G. Plate.

Surya Paloh dinilai banyak kalangan gerah terhadap PDIP karena gagal mempertahankan jatah jabatan Jaksa Agung. Megawati disebut-sebut tidak terima kalau Partai Nasdem harus mendapatkan jatah Jaksa Agung.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya