Berita

Ketum Nasdem Surya Paloh merangkul Presiden PKS Sohibul Iman/Ney

Politik

Nasdem Kurang Happy Dengan Koalisi Bentukan Jokowi

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 | 19:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Safari politik elite Partai Nasdem ke PKS merupakan cara untuk memperlihatkan pada Presiden Jokowi bahwa mereka kecewa dengan koalisi yang dibentuk.

“Tampaknya Nasdem kurang happy dengan koalisi yang dibentuk oleh Pak Jokowi, gitu,” ucap Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI), Djayadi Hanan di Hotel Erian, Jakarta Pusat, Minggu (3/11).

Nasdem, sambungnya, sedang menunjukkan bahwa mereka menolak kehadiran pihak oposisi di dalam pemerintahan. Mereka menolak kehadiran Gerindra dalam koalisi dan langkah Jokowi mengangkat Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.


“Itu sebetulnya kan penolakan Nasdem sejak awal sudah terlihat. Bahwa Nasdem menganggap koalisi Pak Jokowi sudah cukup dan Prabowo serta Gerindra itu sebaiknya di luar,” ucapnya.

“Tetapi kemudian Pak Jokowi mengambil langkah untuk merangkul lawan politiknya,” tambahnya.

Nasdem memang masih berada di koalisi. Sejumlah kadernya juga telah diangkat sebagai menteri. Namun demikian, Djayadi memastikan ada hubungan yang tak harmonis antara Nasdem dengan PDIP dan Jokowi.

“Itu kemudian Nasdem sepertinya melakukan manuver politik dan manuver politik itu saya kira terkait managemen di koalisi, juga terkait dengan persiapan-persiapan menuju 2024,” paparnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya