Berita

Ilustrasi/CNA

Dunia

Kota Di Jerman Ini Deklarasi "Darurat Nazi"

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 | 06:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

  Kota Dresden di timur Jerman mendeklarasikan "darurat Nazi" di tengah kekhawatiran meningkatnya dukungan dan kekerasan dari kelompok sayap kanan.

Dikabarkan Channel News Asia (Sabtu, 2/10), dewan kota Dresden mendukung resolusi melawan ekstremisme sayap kanan dengan judul "Nazinotstand", atau "darurat Nazi".

Resolusi itu didorong oleh seorang anggota dewan lokal untuk partai berhaluan kiri Die Partei, Max Aschenbach, yang mengatakan bahwa kota tersebut memiliki masalah Nazi.


Resolusi itu mengatakan bahwa kota tersebut khawatir bahwa posisi-posisi anti-demokratis, anti-pluralis, diskriminatif dan sayap kanan yang mencakup kekerasan sedang meningkat di Dresden.

Karena itulah, dalam resolusi itu diserukan penguatan budaya demokratis serta memprioritaskan hak asasi manusia serta melindungi korban kekerasan ekstrim kanan. Bukan hanya itu, resolusi tersebut juga ditekankan pentingnya memerangi anti-Semitisme, rasisme, dan Islamofobia.

Dalam pemungutan suara dewan kota, resolusi itu lolos dengan suara 39 banding 29. Resolusi tersebut didukung oleh partai-partai kiri dan liberal, tetapi ditolak oleh kelompok anti-imigrasi Alternatif fuer Deutschland (AfD) dan Demokrat Kristen. Mereka menilai bahwa resolusi tersebut seharusnya tidak hanya menargetkan ekstremisme sayap kanan.

"Kami sebagai komunitas kota, dengan jelas menyatakan dukungan kami bagi mereka yang menentang rasisme dan anti-semitisme, dan mengharapkan semua orang melakukan hal yang sama," kata seorang anggota dewan kota Desden dari Partai Hijau, Thomas Loeser.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya