Berita

Praktisi kesehatan, dr. Paulus Januar(kiri)/RMOL

Kesehatan

Rakyat Jadi "Tumbal" Defisit, Praktisi: BPJS Jaminan Sosial Apa Asuransi Sosial?

SABTU, 02 NOVEMBER 2019 | 21:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peran pemerintah sebagai pemberi jaminan sosial terhadap rakyat Indonesia dipertanyakan. Hal itu berkenaan dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mulai berlaku awal tahun 2020 dinilai memberatkan rakyat.

Hal tersebut disampaikan praktisi kesehatan, dr. Paulus Januar dalam diskusi dialektika di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11).

Menurutnya, jika defisit BPJS Kesehatan telah diprediksi sejak awal pembentukan, maka pemerintah harus menutupi defisit tersebut dengan mengambil dari pajak. Namun melihat alokasi anggaran APBN untuk jaminan sosial, ternyata tidak sesuai dengan harapan seperti amanat UUD 1945.


"Kalau kita lihat dari pembiayaan masuk yang kurang  kemudian terjadi defisit, di sinilah muncul paradigma-pardigama asuransi sosial," ucap Paulus.

Baginya, asuransi sosial sangat berbeda dengan istilah jaminan sosial yang melekat pada BPJS bentukan pemerintah. Asuransi sosial, semua beban akan diberikan kepada peserta, namun hal itu tidak berlaku untuk jaminan sosial.

Oleh karenanya, jika BPJS Kesehatan mengalami defisit, maka pemerintah lah yang seharusnya menutupi menggunakan anggaran dari APBN, bukan memberatkan kepada masyarakat.

"Kalau asuransi sosial berarti bagaimana caranya supaya peserta memberikan iuran sehingga mencukupi. Tapi kalau jaminan sosial adalah kalau terjadi defisit, maka pemerintah akan menambahkan," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya