Berita

Bangunan hotel yang runtuh akibat gempa/Net

Dunia

Dalam Sebulan, Filipina Diguncang 3 Gempa Diatas 6 SR

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 16:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aktivitas gempa di Filipina semakin meningkat. Dalam sebulan ini, Filipina diguncang tiga kali gempa berkekuatan besar. Termasuk pada hari ini, Kamis (31/10), gempa mengguncang Provinsi Cotabato, hanya berselang dua hari semenjak gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) menghantam wilayah tersebut.

Dimuat Channel News Asia, sedikitnya lima orang termasuk kepala desa tewas di Provinsi Cotabato Utara. Kelimanya tewas ketika gempa meruntuhkan bangunan-bangunan di sekitar, termasuk bangunan kondominium di selatan Davao yang berjarak 45 km dari pusat gempa.

Selain itu, gempa berkekuatan 6,6 SR itu juga melukai setidaknya 8 orang dan kemungkinan meningkat karena proses pencarian oleh tim penyelamat masih dilakukan. Sementara di Kota Kidapawan, sebuah hotel runtuh meski tidak ada laporan korban yang diberikan.


Menurut Philippine Institute of Vulcanology and Seismology (Phivolcs), gempa yang melanda Filipina pada hari ini merupakan gempa susulan yang terjadi pada Selasa (29/10). Gempa tersebut menyebabkan sedikitnya delapan orang tewas dan 300 lainnya luka-luka.

Pada saat itu, gempa terjadi membuat dinding sekolah runtuh. Akibatnya setidaknya 50 orang terluka akibat puing-puing yang jatuh.

Gempa pertama muncul pada Rabu (16/10) dengan kekuatan 6,8 SR. Pada saat itu, pusat gempa berada di 33 km timur laut Kota Tulunan di Provinsi Cotabato, namun menurut United States Geological Survey (USGS) tidak ada ancaman tsunami.

Salah satu gempa paling mematikan pernah melanda Filipina baru-baru ini adalah pada bulan April. Gempa itu membuat 16 orang tewas ketika sebuah bangunan di dekat ibukota Manila runtuh dan Bandara Clark ditutup karena kerusakan pada terminal penumpang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya