Berita

Menkeu Sri Mulyani/Net

Politik

Gak Usah Pakai Menteri Keuangan Kalau Ujung-Ujungnya Ngutang

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 14:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat kembali Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) merupakan langkah yang keliru.

Menurut Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (ProDem), Satyo Purwanto, Sri merupakan pintu masuknya utang dari luar negeri ke Indonesia.

Tak hanya itu, kinerja Sri Mulyani telah terbukti di periode pertama pemerintahan Jokowi. Saat itu, ekonomi Indonesa tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, utang Indonesia terhadap luar negeri semakin memuncak.


"Saya enggak ngerti pemilihan Sri Mulyani, kayak gak ada orang lain saja. Saya sangat gak yakin dengan kebijakan apalagi mendongkrak perekonomian, karena kan sudah teruji lima tahun terakhir dengan segala resepnya enggak bisa (meningkatkan perekonomian)," papar Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (30/10).

Bahkan, Satyo menilai dengan terpilihnya Sri Mulyani sebagai Menkeu, utang Indonesia dari luar negeri akan semakin meningkat sebagai salah satu jalan pintas untuk memenuhi anggaran pembangunan infrastruktur

"Sudah pasti utang meningkat, utang hanya jalan pintas. Kalau begitu kan gak usah sekolah tinggi-tinggi apalagi menggunakan menteri keuangan terbaik sedunia kalau ujung-ujungnya cari pinjaman," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya