Berita

Mobil dinas petinggi MPR, DPR, dan DPD punya fitur keamanan kelas wahid/RMOL

Otomotif

Resmi Jadi Mobil Dinas Pimpinan Legislatif, Toyota Crown G-Executive Punya Fitur Safety Mumpuni

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 14:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wujud mobil dinas Pimpinan MPR, DPR, dan DPD telah terlihat jelas. Selasa (29/10), beberapa unit Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid telah terlihat di halaman parkir Gedung Parlemen, Jakarta.

Mengusung mesin berkode A25-FXS dengan kapasitas 2.487 cc 4 silinder, Toyota Crown generasi ke-15 ini diklaim irit di kelasnya. Pihak Toyota mengklaim mobil bermesin hybrid ini menghabiskan 1 liter bensin untuk jarak 20,8 km.

Namun, fitur yang dirasa paling mumpuni ada di sektor safety. Untuk yang standar ada SRS airbag untuk pengemudi dan penumpang di depan, driver and passenger side juga curtain shield di kabin depan dan belakang. Bahkan ada airbag di bagian lutut pengemudi.


Menurut berbagai sumber yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, fitur keamanan standar itu ditambah paket yang lebih mumpuni: Toyota Safety Sense 2. Antara lain Pre-Collision System (PCS) yang bisa mendeteksi keberadaan objek di depan mobil.

Lalu ada Lane Departure Alert (LDA). Fitur ini mampu memperingatkan dan mengoreksi kemudi ketika arah mobil melebar. Hal yang bisa saja terjadi saat pengemudi mengantuk saat mengendarai mobil.

Belum cukup dengan 2 fitur andal tersebut, Toyota menyematkan Automatic High Beam (AHB). Fitur ini secara otomatis menyalakan lampu jauh dan mengembalikannya ke lampu dekat ketika mendeteksi ada kendaraan di depannya.

Saat mengendarai mobil di jalan tol, mobil ini akan langsung menjaga jarak aman dengan bantuan fitur Dynamic Radar Cruise Control (DRCC).

Terakhir, ada Blind Spot Monitor (BSM) yang langsung memperingatkan pengemudi ada kendaraan lain di area blind spot. Plus, Tire Pressure Warning System yang akan memberi informasi ketika tekanan ban di bawah standar.

Selain menjadi mobil dinas pimpinan MPR, DPR, dan DPD, Toyota Crown 2.5 HV G-Executive juga akan menjadi kendaraan dinas para pembantu Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju. Kabarnya, mobil yang tidak dijual untuk umum ini berbanderol Rp 1,5 miliar per unit.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya