Berita

Menag Fachrul Razi/Net

Politik

Bakal Berantas Radikalisme, Alumni 212: Kemenag Jangan Jadi Agen Intelijen Pemerintah!

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 10:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Beragam protes bermunculan usai Presiden Joko Widodo menunjuk Jenderal (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama (Menag) di Kabinet Indonesia Maju.

Polemik makin berkembang lantaran alasan pemilihan itu untuk menangkal radikalisme.

Menanggapi itu, Ketua Divisi Hukum Persaudaraan Alumni 212, Damai Hari Lubis berharap Fachrul Razi tidak menguubah fungsi institusi Kemenag menjadi intelijen pemerintah.


"Kami berharap institusi Kemenag tidak berubah fungsi atau cenderung mirip agen intelijen pemerintah yang cepat meradikalisasikan para ulama kritis dengan kebijakan penguasa yang dirasa melenceng dari akidah dan tidak mencerminkan semangat keadilan atau tidak pro justitia," ucap Damai Hari Lubis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/10).

Menurutnya, Menag harus fokus kepada pembangunan internal serta membangun mental umat, di antaranya menolak program Islam nusantara yang banyak dipertentangkan para ulama dan umat Islam di Indonesia.

"Kami doakan mudah-mudahan atas kepemimpinan FR (Fachrul Razi) di Kemenag akan membawa barokah negeri ini dan tercapai negeri serta masyarakat yang baldatun, thayyibatun wa rabbun ghafur," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya