Berita

PA terduga pelaku prostitusi online/Net

Presisi

Polisi Pulangkan PA, Finalis Putri Pariwisata Yang Ditangkap Di Hotel Malang

MINGGU, 27 OKTOBER 2019 | 15:14 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur akhirnya mempulangkan PA. PA merupakan finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016 yang diduga terlibat praktik prostitusi online.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawa mengatakan, polisi memulangkan PA setelah penyidikan berjalan 1 x 24 jam. Hingga saat ini, PA masih berstatus sebagai saksi.

"Kami pulangkan karena penyidikan sudah kita lakukan 1x24 jam, sementara ini masih saksi," tegas Gideon kepada wartawan, Minggu (27/10).


Sebelum meninggalkan Polda Jatim, PA sempat bercerita tentang kasus yang menjeratnya.

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan mohon maaf yang sebesar-sebesarnya kepada sahabat, kerabat dan teman-teman semuanya, dan keluarga saya, yang sebesar-besarnya, karena berita ini sudah sangat tersebar, saya sudah melihat di mana-mana," tutur PA yang mengenakan penutup wajah dan topi ini.

PA kemudian membantah jika dia pernah ikut kontes Putri Indonesia.

"Saya melihat di situ PA merupakan Putri Indonesia. Itu sangat salah karena saya tidak pernah mengikuti ajang Putri Indonesia. Saya tidak pernah menjadi bagian Putri Indonesia," imbuhnya.

Meski begitu, PA mengakui jika dirinya pernah ikut ajang pencarian bakat kontes kecantikan Putri Pariwisata Indonesia.

"Iya Putri Pariwisata Indonesia, tapi saya bukan pemenang. Terima kasih," tegasnya.

PA juga meminta maaf jika dalam kasus ini, ada sejumlah lembaga besar yang namanya ikut terseret.

"Saya memohon maaf sebesar besarnya, kepada beberapa pihak yang telah tercoreng namanya, nama baiknya. Saya juga pernah turut aktif di sana. Saya mohon maaf dan apapun yang terjadi, ini merupakan pelajaran yang sangat besar buat saya," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya