Berita

Ilham Bintang (paling kanan)/Ist

Publika

Saat Makan Siang Ada Warning BMKG Jepang

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 08:27 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

SEUSAI mengunjungi markas Komatsu di Chiba, Jepang, rombongan “ Enjoy Tokyo Bareng Astra” yang diikuti puluhan pimpinan redaksi media pers Tanah Air  lanjut bersantap siang Jumat (25/10) itu di restoran New Otani Hotel. Menunya bento.

Tapi bukan itu yang mau dibahas. Melainkan ketegangan saat  semua ponsel rombongan dan tamu restoran secara serempak tanpa komando mengeluarkan berdering. Dering  peringatan dari BMKG Jepang.

Disusul dengan dengan penampakan notifikasi  huruf kanji Jepang di ponsel. Mendy pemandu trip yang memberi tahu itu warning dari BMKG Jepang. Gempa? Badai angin?


Topan Hagibis

Sejak pagi Tokyo memang diguyur hujan deras. Ramalan BMKG  hujan akan turun sampai pukul 8 malam. Alarm tadi memicu Ingatan kolektif  pada kejadian dua pekan lalu di Jepang. Beberapa wilayahnya porak poranda diamuk Topan Hagibis. Ya, baru dua pekan silam kejadian itu. Topan ini paling mengerikan bagi warga Jepang. Pada kejadian tahun 1958 Hagibis menyebabkan tanah longsor di Kanto dan membanjiri Sungai Kano di Prefektur Shizuoka. Tercatat 888 orang tewas dan 381 lainnya hilang.

Seperti dikutip dari Meteorological Agency di Jepang  yang dua pekan lalu memberi keterangan (10/10), Topan Hagibis --badai ke-19 musim ini-- sudah masuk ke wilayah Tokai dan Kanto. Angin kemudian bergerak ke utara melalui Tohoku.

Topan itu, yang dianggap setara dengan badai Kategori 4 pada skala lima,  membawa angin kencang dan hujan lebat merata di Negeri Sakura.

Gangguan transportasi besar juga  terjadi selama pekan itu. East Japan Railway Co. mengumumkan mereka  menangguhkan banyak perjalanan kereta.

Jalur Shonan-Shinjuku, misalnya, ditutup sepanjang hari bersamaan dengan rute utama lainnya, termasuk Chuo, Yamanote, Saikyo, dan Keihin Tohoku.

Sementara itu, Central Japan Railway Co. (JR Central) mengatakan  membatalkan semua layanan shinkansen antara Tokyo dan Nagoya sepanjang Sabtu. Sedangkan West Japan Railway Co (JR West) menangguhkan perjalanan antara Shin-Osaka dan stasiun Okayama.

Pasar swalayan waralaba Ito Yokado mengatakan akan menutup 124 gerai di Tokyo, Kanagawa, Chiba, Saitama, Ibaraki, Gifu, Shizuoka, dan prefektur Aichi sepanjang Sabtu.

Toserba Isetan Mitsukoshi Holdings melakukan hal serupa, toko-toko mereka di Shinjuku, Ginza dan Ebisu akan ditutup pada Sabtu.

Tak hanya itu, taman bermain Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea, tak beroperasi pada hari yang sama. Ini adalah pertama kalinya sejak gempa besar Jepang Timur terjadi pada 2011.

The Show Must Go On

Agenda Trip “ Enjoy Jepang Bareng Astra” yang dipimpin Pongky Pamungkas tetap berlanjut setelah dapat konfirmasi mengenai warning tadi. Di Jepang, warning seperti biasa. Saat hujan yang diprediksi  bakal  mengguyur lama,  petugas BMKG mereka akan aktif memberi informasi lewat notifikasi di seluruh ponsel. Ponsel siapa saja yang berada di Jepang.

Malamnya, saat  rombongan tiba kembali di hotel, Mendy meng update informasinya. Beberapa  ruas jalan di Tokyo ditutup. Termasuk akses ke bandara Narita. Masya Allah. Bagaimana ini? Esok ( Sabtu) petang  rombongan akan kembali ke Tanah Air. Apakah penutupan akses itu akan berlanjut esok? Mendy cuma menyuruh berdoa.

“Sudah. Baiknya besok saja kita  bahas, “ kata Karni Ilyas. Nada suara host ILC TVOne itu menyiratkan kecemasan, namun sebagai orangtua dia tetap berusaha memelihara semangat. Menjaga mental rombongan.

Terus terang saya paling cemas. Hari Minggu (27/10) siang di Jakarta ada syukuran  khitanan Raihan, cucu keempat saya.

Saya putuskan malam itu kembali ke kamar untuk istirahat. Membatalkan ikut agenda kawan melanjutkan mengeksplore Tokyo.

“Topan Hagibis tidak ada Daeng, sudah lewat. Penutupan beberapa akses jalan termasuk ke Narita malam ini terjadi karena beberapa ruas jalan terkena banjir, “ jelas Ari Kurniawan, warga kita yang sudah 14 tahun tinggal  di Jepang. Ari asal Tamalanrea, Makassar ini bekerja di perusahaan Jepang, TDK Corporation. Penjelasan Arif yang saya kontak semalam, melegakan. Saya pun bisa cepat berangkat tidur.

“Trip Enjoy Jepang Bareng Astra” yang diikuti 22 pemimpin redaksi media Nasional tiba di Tokyo Rabu (23/10) lalu. Mereka, antara lain, Karni Ilyas, Suryopratomo, Primus Dorimulu, Arifin Asydhad Rosiana Silalahi, Timbo Siahaan, Nezar Patria, Toriq Hadad, Arief Zulkifli, Herry Trianto, Uni Lubis, Muhammad Ihsan, Budiman Tanuredjo, Medyatama, Sapto, Metta Dharmasaputra, Djaka Susila, Ardian Taufik. Dari Astra, Pongky Pamungkas, Riza Deliansyah, Boy Kelana, dan Wisnoe.

Trip empat hari di Tokyo sudah diagendakan lama. Di luar dugaan ternyata  bersamaan dengan momentum pelantikan anggota Kabinet Indonesia Kerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Informasi sekaligus pembahasan anggota kabinet diupdate  dari Tokyo. Di atas bus maupun saat di warung kopi. Tetap seru memicu diskusi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya