Berita

Idham Azis/Net

Politik

Calon Kapolri Idham Azis, Untuk Yang Ketiga Kalinya Ditunjuk Jokowi

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 12:31 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

Tidak ada yang menyangka di kalangan internal Polri bahwa Kabareskrim Komjen Idham Azis akan menjadi Kapolri definitif menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang resmi menjadi Menteri Dalam Negeri, Rabu (23/10).

Nama Idham yang kabarnya diusulkan Presiden Jokowi ke DPR untuk mendapat persetujuan menjadi Kapolri yang baru.

Siapakah Idham Azis?


Ia perwira tinggi kelahiran Kendari tanggal 30 Januari 1963.

Idham merupakan lulusan Akpol tahun 1988.

Secara berturut-turut, inilah riwayat jabatan Idham di kepolisian:

Tanggal 19 Agustus 2008 menjadi Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, 17 Oktober 2009 menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya, 29 September 2010 menjadi Wakil Kepala Densus 88/Anti-Teror Polri, 25 Maret 2013 menjadi Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri.

Pada 3 oktober 2014 menjadi Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, 28 Fabruari 2016 menjadi Inspektur Wilayah II Inspektorat Wilayah Umum Polri, 23 September 2016 menjadi Kepala Divisi Profesi & Pengamanan Polri, 20 Juli 2017 menjadi Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, dan 22 Januari 2019 menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

Tidak ada yang menyangka ketika Presiden memilih Idham menjadi Kapolda Metro Jaya di tahun 2016 lalu.

Kemudian untuk yang kedua kalinya, Presiden Jokowi memilih Idham menjadi Kabareskrim pada awal tahun 2019.

Kini, untuk yang ketiga kalinya Presiden Jokowi menunjuk Idham untuk menduduki jabatan yang prestisius yaitu sebagai Kapolri.

Jika disetujui DPR, maka Idham akan dilantik Presiden menjadi Kapolri.

Sedangkan Komjen Ari Dono Sukmanto, yang saat ini menjadi Plt Kapolri, akan kembali menjabat sebagai Wakapolri hingga pensiun per tanggal 1 Januari 2020.

Dan di akhir tahun nanti, Idham sebagai Kapolri akan mengajukan kepada Presiden sejumlah nama Perwira Tinggi yang bisa ditunjuk sebagai Wakapolri yang baru.

Hanya tinggal hitungan hari, Idham yang menguasai bidang anti teror dan merupakan reserse ulung yang sangat membanggakan, akan menjadi Tribarata 1.

Tahun 2018 lalu, Idham nyaris menjadi Wakapolri.

Tapi karena alasan Idham masih berbintang 2, Kapolri Tito Karnavian lebih berminat memilih Komjen Ari Dono Sukmanto menjadi Wakapolri menggantikan Komjen Syafruddin yang diangkat Presiden menjadi Menpan/RB.

Idham tidak pernah bermimpi jadi Kapolri.

Cita-cita tertinggi Idham sebagai seorang reserse sudah tercapai ketika kini dia menjabat sebagai Kabareskrim.

Tapi Tuhan tampaknya lebih senang memberikan amanah jabatan yang lebih tinggi pada Idham.

Tanpa ketahuan para awak media, sebenarnya Idham dipanggil ke Istana hari Selasa kemarin (22/10).

Kemarin dia telah dipanggil ke Istana untuk diberitahu bahwa Presiden akan mengajukan namanya ke DPR menjadi Kapolri yang baru.

Idham, akan memimpin Polri selama kurang dari 1,5 tahun ke depan.

To serve and protect for justice and humanity.

Selamat Jenderal!!!

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya