Berita

Budi Gunawan/Net

Politik

KABINET INDONESIA MAJU

Jokowi Pertahankan BG Sebagai Kepala BIN

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 10:17 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

Susunan Kabinet Indonesia Maju sudah diumumkan Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10).

Yang menarik untuk disimak adalah tidak ada pergantian pimpinan di Badan Intelijen Negara (BIN).

BIN yang bermarkas di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, tetap dipimpin oleh Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan.


Lalu, apa keistimewaan BG sehingga ia tetap dipertahankan oleh Presiden Jokowi?

Keistimewaannya adalah BG dipercaya luar biasa oleh Presiden Jokowi.

Dalam situasi politik dan keamanan yang sulit, BG tampil untuk mengatasi permasalahan.

Ketika terjadi kebuntuan politik pasca Pilpres, BG menjembatani pertemuan Presisen Jokowi dan Prabowo Subianto di Stasiun MRT tanggal 12 Juli 2019.

Beberapa hari kemudian, BG menjembatani juga pertemuan Megawati dan Prabowo Subianto di Teuku Umar Jakarta Pusat pada tanggal 24 Juli 2019.

Termasuk melancarkan proses masuknya Prabowo Subianto dalam gerbong koalisi pemerintah, yang berbuah manis dengan diberikannya posisi jabatan sebagai Menteri Pertahanan kepada Prabowo.

BIN di bawah kepemimpinan BG selalu bekerja dalam senyap.

Tapi hasil kerja BG sebagai Kepala BIN, tampakny terus dan memang selalu memuaskan Presiden sebagai user.

Dipertahankannya BG sebagai Kepala BIN dalam periode kedua Kabinet Kerja Jokowi, bukanlah sesuatu yang mengejutkan.

BG memang sangat pantas dipertahankan.

Tampaknya, BG akan menyamai rekor terlama menjabat sebagai Kepala BIN yang pernah dipegang oleh Syamsir Siregar yang menjabat selama 5 tahun.

BIN, semoga tetap bekerja keras dan berkarya yang terbaik demi kepentingan bangsa dan negara.

Juga tetal menjadi mata dan telinga bagi Presiden untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya