Berita

Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh/Net

Politik

Tiga Politisi Nasdem Masuk Kabinet, Surya Paloh Cuma Gertak Sambal

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 03:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejauh ini, tiga politisi Partai Nasdem sudah dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Negara untuk membahas soal posisi menteri di Kabinet Kerja II Jokowi-Maruf.

Hal itu sekaligus menjadi bukti pernyataan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh yang membuk opsi untuk menjadi oposisi pemerintah hanya sebatas gertakan semata.

"Soal Nasdem, bisa saja pernyataan Paloh itu hanya gertak sambal agar meningkatkan nilai tawar kursi menteri," kata Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/10).


Tiga politisi yang merapat adalah mantan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar; Syahrul Yasin Limpo; dan Sekjen Nasdem, Johnny G Plate.

Dalam pemanggilan sejumlah calon menteri ini masih didominasi oleh wajah-wajah lama di Kabinet Kerja I. Para politisi parpol pendukung juga terlihat masih mewarnai kabinet Jokowi-Maruf.

Melihat kecenderungan ini, Ramses berpandangan penyusunan kabinet periode kedua Jokowi ini belum bisa lepas dari praktik bagi-bagi kekuasaan.

"Yang pasti proses penyusunan kabinet ini masih bagi-bagi kue kekuasaan karena masih banyak juga wajah dari partai pendukung. Bahkan juga lawan politik masuk dalam pemerintahan. Artinya, politik hanyalah soal kepentingan semata, ini realitasnya," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya