Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono Di Balik Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 14:20 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Hubungan baik Joko Widodo dan Prabowo Subianto sudan berlangsung sejak lama. Adalah Prabowo yang pertama kali melihat dan meyakini potensi Jokowi untuk dibawa ke level yang lebih tinggi.

Prabowo menjadi promotor utama Jokowi dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta yang kemudian dimenangkannya. Dari Jakarta, karier politik Jokowi semakin moncer, hingga ia berhadap-hadapan dengan sang mentor dalam Pilpres 2014. Secara mengejutkan, Jokowi keluar sebagai pemenang.

Kedua sahabat itu kembali bertarung dalam Pilpres 2019. Jokowi lagi-lagi membuktikan keunggulannya atas sang mantan mentor.


Pertarungan di tahun 2019 ini berlangsung sangat keras. Melahirkan pembelahan yang sangat serius di kalangan akar rumput.

Bahwa akhirnya Jokowi dan Prabowo kembali menjalin silaturahmi dan kemudian berkoalisi dalam pemerintahan yang bekerja mengejar emas 2045, rasa-rasanya tidak dapat dilepaskan dari pengaruh tokoh ini: Arief Poyuono.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itulah yang pertama kali berinisiatif untuk mencairkan suasana pasca kemenangan Jokowi di arena Pilpres 2019.

Arief yang juga dikenal sebagai tokoh serikat pekerja menjadi orang pertama di kubu Prabowo yang secara terbuka mengakui kemenangan Jokowi. Dia mengucapkan selamat kepada Jokowi setelah peluit panjang penanda berakhirnya pertandingan.

Arief melakukan pembicaraan dengan Jusuf Kalla untuk menyusun dan menata pondasi rekonsiliasi.

Sejak awal Mei 2019 ia intens berkomunikasi dengan JK, meyakinkan JK bahwa setelah Pilpres justru Indonesia akan memasuki suatu masa yang tidak mudah. Hanya persatuan di antara anak bangsa, juga antara Jokowi dan Probowo, yang dapat membuat Indonesia kuat untuk menghadapi dinamika tersebut.

Ujung dari pembicaraan-pembicaraan dengan JK ini pertemuan Jokowi dan Prabowo di Stasiu MRT Lebak Bulus, 13 Juli 2019.

Setelah Arief Poyuono buka suara menyampaikan arti penting persatuan Jokowi-Prabowo barulah tokoh-tokoh yang lain ikut bersuara dan memberikan dorongan yang lebih besar.

Kalau sekarang kita dapat tersenyum menyaksikan kembali keakraban Jokowi dan Prabowo, maka ingatlah, ada peran besar Arief Poyuono di sana.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya