Berita

Sri Mulyani saat tiba di Istana Negara/Net

Politik

Sri Mulyani Kembali Jadi Menkeu, Warganet Singgung Utang Indonesia Menggunung

SELASA, 22 OKTOBER 2019 | 13:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wajah kabinet Kerja II sudah mulai terlihat. Hari ini, Selasa (22/10) mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani memenuhi panggilan Jokowi ke Istana Negara.

Dia datang dengan mengenakan kemeja putih, bercelana hitam dan membawa tas hitam. Hampir bisa dipastikan menteri segudang kontroversi itu akan menduduki jabatan Menteri Keuangan untuk ketiga kalinya.

Kabar Sri Mulyani menjadi menteri Keuangan langsung mendapat respons dari warganet, hingga Kantor Berita Politik RMOL mengungah berita ini, tagar Sri Mulyani menduduki urutan keempat.


Tak sedikit warganet yang memberikan selamat dengan menuliskan harapan agar Sri Mulyani terus membuat terobosan kinerja keuangan pemerintah. Tercatat ada 5600 cuitan yang membahas tentang nama Sri Mulyani di jagat twitter.


"Kabinet Jokowi 2014-2019 berhasil menghasilkan beberapa menteri yang jelas terasa terobosannya. Orang-orang yang bukan hanya cerdas dan jago di konsep, tapi bisa mewujudkan hasil nyata seperti Pak Basuki, Bu Sri Mulyani, Bu Susi dan Pak Jonan. Semoga kabinet berikutnya semakin hebat," demikian cuitan Ernest Prakasa, Selasa (22/10).
 
Tak sedikit pula warganet yang menyoroti dan khawatir apabila Sri Mulyani menjabat Menteri Kekuangan. Kekhawatiran warganet tentang rencana Sri Mulyani yang akan menerapkan kebijakan sanksi bagi penunggak BPJS.

"Rasanya baru di Republik Wakanda, Rakyatnya diancam oleh Negara," demikian cuitan William Runturambi yang juga mem-posting berita tentang usulan Sri Mulyani beri sanksi penunggak BPJS.

Warganet lainnya menyebut bahwa kondisi ekonomi negeri ini semakin miskin. Dia menyebutkan tentang fakta kenaikan BPJS dan utang yang semakin menggunung.

"Negara semakin miskin, rakyat di benangkan dengan BPJS yang dinaikkan, utang semakin mundak, masih ngutang trus, enggak mandiri-mandiri. Sri mulyani ternyata tidak sehebat yang saya kira dulu," demikian cuitan @Adym Ashari.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya