Berita

Salah satu motor custom yang dilombakan di Suryanation Motorland di Surabaya/RMOLJatim

Otomotif

Suryanation Motorland Sambangi Surabaya, Builder Diharapkan Lebih Berani Berekspresi

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 | 04:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah menyambangi 4 kota yaitu Medan, Palembang, Makassar, dan Denpasar, seri kelima Suryanation Motorland Battle 2019 menyapa builder-builder yang hadir di Lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya, Sabtu (19/10).

"Surabaya memiliki sejarah tersendiri untuk Suryanation Motorland, karena pada tahun-tahun sebelumnya menjadi kota tempat berkumpulnya para juara dari setiap seri dan juga menjadi tempat penentuan The Greatest Bike Suryanation Motorland," kata Suryanation Motorland Committee, Rizky Dwianto dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Salah satu juri Suryanation Motorland Battle 2019, Dodi Irhas berharap agar builder lebih berani dan tak boleh ragu.


"Builder muda masih ragu, saya harap agar para builder lebih berani dan tidak boleh ragu dalam mengambil keputusan berkreatifitas," tegasnya, Sabtu (19/10).

Dia mengakui, dari tahun ke tahun perkembangan builder lokal menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.

"Perkembangan builder sangat pesat, sekarang  lebih memperhatikan kekurangan dan diaplikasikan pada tahun ini," jelasnya.

Veroland yang juga menjadi juri dalam ajang ini menambahkan, untuk dunia custom, dari tahun ke tahun  semakin maju pesat.

"Custom di indonesia sudah sangat jauh atau ekstrim dibanding dengan  di luar negeri," pungkasnya.

Di seri kelima ini, Suryanation Motorland kembali menghadirkan beberapa kelas untuk Custom Bike Contest untuk kategori di bawah 250cc (U250cc) dan di atas 250cc (A250cc).  Yaitu Kelas Chopper/Bobber U250cc, Scrambler/Tracker U250cc, Cafe Racer U250cc, Street Cub/Choppy Cub U250cc, Sport FFA, Chopper/Bobber A250cc, Scrambler/Tracker A250cc, Free For All (FFA).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya