Berita

Moeldoko bikin kontroversi lagi/Net

Politik

Moeldoko Sebut Islam Tak Perlu Ditolong, MUI: Jangan Bicara Kalau Tak Paham Agama

JUMAT, 18 OKTOBER 2019 | 11:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan kontroversial meluncur dari Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko. Dia menyatakan Islam tak perlu dibela Tuhan, tak perlu ditolong. Hal itu diucapkan Moeldoko dalam kuliah umum di kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Kamis (17/10).

Reaksi pun langsung bermunculan. Seperti yang datang dari Pengurus MUI Pusat Anton Tabah.

"Allah melarang bicara agama Islam jika tak faham agama. Islam itu sangat spesifik, kita dilarang tafsirkan Islam jika belum faham ilmunya. Inilah beda Islam dengan ilmu-ilmu yang lain. Allah berfirman 'Jangan kau katakan tentang Islam jika belum kau fahami ilmunya. Pendengaranmu, penglihatanmu, pemahamanmu (tentang Islam) akan dipertanggungjawabkan pada Allah' (QS.17/36)," ucap Anton saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL via telpon, Jumat (18/10).


Anton menambahkan, bahwa tentang menolong Allah dan membela agama Allah terdapat dalam Surah 47/7: "Hai orang beriman tolonglah Allah dan Allah pasti akan menolongmu dan meneguhkan akidahmu."

Lanjut Anton, ayat tersebut dijelaskan Nabi di Bukhori dan Muslim bagaimana cara menolong Allah/agama Allah. Jika Allah, atau Al Quran, Nabi, atau Islam dihina, harus dibela.

"Camkan perintah Allah ini: 'Jika kalian diam ketika Allah atau Al Quran atau Nabi dihina. Sungguh kalian kafir setelah iman' (QS.9/65+66)," tegas Anton.

Dalam sebuah Hadits, Nabi menegaskan 'Nabi rela jika dirinya dihina tapi tidak rela jika yang dihina Allah atau Al Quran, maka Nabi akan tuntut sampai dimanapun (HR Bukhori Muslim).

Itulah mengapa jika Islam dihina seluruh umat Islam sedunia akan bela dan ini yang dikagumi ilmuwan-ilmuwan nonmuslim. Dan NKRI punya UU Penodaan Agama UU No 1/ PNPS/1965 diakomodir KUHP pasal 156a jadi ladang jihad orang beriman.

"Saya ingat ketika rezim ini menuduh yang nuntut kasus Ahok itu intolerans, radikal, makar, dan tidak bhineka. Padahal kasus Ahok murni kasus penodaan agama dengan kata-kata Ahok yang sangat menghina Al Quran: 'kalian jangan mau ditipu Surat Maidah 51'. Sungguh ini penodaan agama sangat berat. Saya yakinkan petinggi-petinggi Polri karena saya yang memproses pak Permadi ketika saya komandan kota Jogja, padahal pak Permadi cuma bilang 'Muhammad otoriter maka saya tak beragama'. Itupun pak Permadi dipidana, apalagi kasus Ahok termasuk kategori penodaan agama sangat berat," bebernya.

Menurut Anton, tentang menolong Allah itu Allah sendiri yang memerintah orang beriman "Membela Agama Allah". Hal ini tak berarti Allah lemah, tapi Allah ingin uji hambanya, mana yang taat kepada-Nya mana yang dusta mana yang munafik.

"Era kenabian saja ada perang bela diri ketika diserang musuh yang akan menghancurkan Islam. Itulah cara hamba buktikan dharma baktinya pada sang Khalik, maka Allah juga perintah amarmaruf nahimunkar dan "membela" agama bila dinistakan," sebut dia.

"NKRI sejak lahirnya adalah negara religius (nation religious state) melindungi agama-agama dari penistaan. (UU PNPS 1/1965,  KUHP Pasal 156a, dll. Karena itu disarankan agar kita fahami Islam dengan baik, jangan bicara kalau belum faham," tandas mantan Jendral Polri ini.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya