Berita

Hendri Satrio/RMOL

Politik

Politik Hari Ini, Partai Yang Bisa Buat Nyaman Akan Dirangkul Penguasa

JUMAT, 18 OKTOBER 2019 | 10:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelantikan Joko Widodo dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 hanya tinggal menghitung hari.

Minggu lusa (20/10) akan menjadi hari yang bersejarah untuk keduanya. Terlebih lagi untuk Jokowi yang kembali menjabat untuk periode kedua.

Kontestasi perebutan kursi nomor satu dan dua di republik ini, yang menampilkan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi telah membuat polarisasi di masyarakat. Suhu panas pun kala itu tidak bisa dihindarkan.


Namun, setelah Jokowi diumumkan menang dan konsolidasi antar keduanya dilakukan, suasana kini lebih cair. Bahkan isu yang berhembus, Prabowo yang kemarin menjadi lawan Jokowi saat pilpres, kini dikabarkan akan ikut bergabung dengan pemerintah.

Meski sempat terjadi ketegangan di kubu pendukung koalisi Jokowi, tapi bukankah dalam politik apa saja bisa terjadi,

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio memiliki pandangan sendiri soal hal ini. Menurutnya, kunci perpolitikan adalah tentang kenyamanan.

"Orang-orang yang berkeringat memang harus diapresiasi, tapi politik adalah tentang kenyamanan berkuasa," ujar Hensat sapaan akrab pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu di akun twitternya, Jumat (18/10).

"Maka kelompok yang bisa membuat nyaman saat berkuasa juga perlu dirangkul. Itu yang terjadi hari ini," sebut dia menambahkan.

Kini, publik menantikan episode berikutnya tentang keputusan yang diambil oleh Prabowo, apakah akan bergabung dengan pemerintah atau tetap di luar mengawal pemerintah sebagai oposisi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya