Berita

Walikota Medan Dzulmi Eldin/Net

Hukum

Sebelum Jadi Tersangka KPK, Walikota Medan Ke Jepang Bareng Anak Istri

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 12:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada dua kasus yang menjerat Walikota Medan Dzulmi Eldin berujung tersangka, yakni suap promosi jabatan dan proyek.

Dalam pengungkapan KPK, diketahui Dzulmi memperpanjang perjalanan dinasnya dengan mengajak keluarga ke Jepang yang mengakibatkan bocor anggaran. Sebab, perjalanan Dinas itu hanya bagi para Kepala Dinas dan Walikota.

Untuk menutupi pengeluaran di Jepang, Syamsul menghubungi ajudannya dan menyampaikan adanya keperluan dana sekitar Rp 800-900 juta pada (10/10).


"Syamsul kemudian membuat daftar target kepala-kepala dinas yang akan dimintakan kutipan dana, termasuk diantaranya adalah kadis-kadis yang ikut berangkat ke Jepang,"kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di gedung KPK, Rabu (16/10).

Kemudian pada 13 Oktober 2019, Syamsul menghubung Isa Ansyari (IAN) untuk meminta bantuan dana sebesar Rp 250 juta dan ditransfer Rp 200 juta. Sisa uang Rp 50 juta dibawa kabur oleh Staf Protokoler Walikota, AND.

"AND kemudian kabur bersama uang sebesar Rp50 juta tersebut dan belum diketahui keberadaannya hingga saat ini," demikian Saut.

Dzulmi di tetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya yakni Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari (IAN) dan Kepala Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar (SFI) usai terkena OTT pada Selasa malam (15/10).

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya