Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Soal Kampanye Militer Turki Di Suriah, Trump: Itu Bukan Perbatasan Kami

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 10:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membela keputusannya untuk menarik mundur ribuan pasukan dari wilayah timur laut Suriah. Langkah tersebut membuka pintu bagi Turki untuk masuk dan melancarkan kampanye militer melawan militan Kurdi yang dianggap sebagai teroris.

"Mereka memiliki masalah di perbatasan. Itu bukan perbatasan kita. Kita seharusnya tidak kehilangan nyawa karena itu," kata Trump seperti dimuat BBC.

Trump mengatakan dia melihat situasi di perbatasan Turki-Suriah sebagai strategi yang brilian bagi Amerika Serikat.


"Prajurit kita ada di luar sana. Prajurit kita benar-benar aman. Mereka harus menyelesaikannya. Mungkin mereka bisa melakukannya tanpa berkelahi," katanya.

"Kami mengawasi dan kami sedang bernegosiasi dan kami berusaha membuat Turki melakukan hal yang benar, karena kami ingin menghentikan perang," sambung Trump.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga mengatakan bahwa Kurdi bukanlah malaikat.

"Mereka berkelahi dengan kami. Kami menghasilkan banyak uang bagi mereka untuk bertarung dengan kami, dan tidak apa-apa," katanya.

Trump juga menjelaskan bahwa Partai Pekerja Kurdistan (PKK) kelompok pemberontak yang memperjuangkan otonomi Kurdi di Turki mungkin lebih buruk dalam teror dan lebih merupakan ancaman teroris dalam banyak hal daripada kelompok militan ISIS.

Meskipun begitu, dia membantah bahwa dia memberikan lampu hijau untuk kampanye militer Turki. Dia bersikeras bahwa dia telah menulis surat kecaman dan menelepon Erdogan terkait hal tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya