Berita

Severodvinsk/RT

Dunia

Otoritas Rusia Keluarkan Tiga Diplomat Dari Kereta Karena Melalui Area Terlarang

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 09:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas Rusia mengeluarkan tiga diplomat Amerika Serikat dari dalam kereta api saat melakukan perjalanan melalui daerah terlarang di Rusia dari Nenoksa ke Severodvinsk awal pekan ini.

Daerah tersebut terlarang karena menamung situs militer utama bagi Angkatan Laut Rusia.

Para diplomat yang dikeluarkan dari kereta adalah atase Angkatan Laut Amerika Serikat dan dua atase militer lainnya.


Kedutaan Besar Amerika Serikat di Rusia membenarkan insiden itu. Namun dia menepis tuduhan bahwa para diplomat telah melanggar aturan. Mereka tengah dalam kunjungan resmi yang telah disahkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Otoritas Rusia membenarka bahwa ketiga diplomat itu melakukan kunjungan resmi. Namun mereka berakhir di tempat yang salah.

Menurut pihak Rusia, para diplomat Amerika Serikat itu hanya meminta izin kepada Kementerian Pertahanan untuk melakukan perjalanan ke kota Arkhangelsk dan bukan ke Severodvinsk. Dua wilayah tersebut terpaut jarak sekitar 45 kilometer.

Dikabarkan Russia Today, di Severodvinsk terdapat galangan kapal utama untuk Armada Utara Rusia, serta menampung pangkalan untuk kapal selam bertenaga nuklir.

Sementara itu, Nenoksa adalah rumah bagi tempat pengujian militer rahasia Rusia. Pada Agustus lalu, sebuah mesin misil prototipe dengan sumber daya isotop meledak selama percobaan di wilayah tersebut. Insiden itu bahkan sempat memicu rumor adanya kebocoran radiasi.

Kementerian Pertahanan Rusia membantah dugaan kebocoran radiasi serta dan membantah laporan operasi pembersihan nuklir besar-besaran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya