Berita

Dodi Reze (kanan) dalam Seminar "Mimpi Tokoh Muda untuk Indonesia 2045"/RMOL

Politik

3 Tantangan Yang Harus Dilalui Indonesia Sebelum Hadapi "Peperangan" Di 2045

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 08:55 WIB | LAPORAN: AMAL TAUFIK

Negara-negara Asia diprediksi bakal punya peran besar dalam ekonomi global pada 2045. Karena itulah, sebagai salah satu negara Asia, Indonesia sudah harus menyiapkan diri untuk menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi global pada era tersebut.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin berpendapat, Indonesia masih memiliki tiga tantangan yang perlu disikapi dengan baik untuk menuju "peperangan" pada 2045.

Pertama adalah teknologi. Lebih tepatnya teknologi robotik, Artificial Intellegence (AI), dan energi terbarukan. Kedua, climate change (perubahan iklim). Ketiga tentu saja soal pertumbuhan ekonomi.


Selain itu, supaya pada tahun-tahun itu Indonesia bisa setara dengan negara-negara lain, alumnus Leuven Universiteit Belgia itu juga menyebut Indonesia harus ikut memperhatikan green growth development (pembangunan pertumbuhan berbasis energi ramah lingkungan).

"Karena di Indonesia masih melakukan pembangunan dan pembukaan lahan yang makin hari makin tidak memerhatikan ekosistem lingkungan," paparnya dalam Seminar "Mimpi Tokoh Muda untuk Indonesia 2045" di Hotel Aryaduta, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (16/10).

Selain Dodi Reza Alex Noerdin, dalam diskusi tersebut hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Biak Nusfor Herry Ario Naap, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani. Acara tersebut dimoderatori oleh Alfito Deanova Ginting dan Senandung Nacita.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Istri Petinggi KPK Jadi Kapolres Metro Bekasi

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:12

Jasa Marga Alihkan 50,8 Juta Saham ke BP BUMN, Ini Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:03

Hensat soal Pilkada Lewat DPRD: Ketua Kelas Saja Dipilih Murid

Rabu, 07 Januari 2026 | 14:01

Wagub Babel Hellyana Siap Jalani Proses Hukum Kasus Ijazah

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:55

SPKR Kembali Geruduk OJK dan KPK Soal Dugaan Penggelapan Aset Sitaan Korupsi

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:43

Pilkada oleh DPRD dan Memperkuat Demokrasi Pancasila

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:42

Perluasan Definisi “Upaya Paksa” dalam KUHAP Baru: Menjaga Keadilan, Menjaga Kewenangan

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:38

Farhan Siap Dipanggil Kejaksaan soal Kasus Wawalkot Bandung

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:35

Waspada Importir! Simak Aturan Terbaru Batas Waktu Penimbunan Barang di Pelabuhan

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:32

Mentan Amran Terima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:30

Selengkapnya