Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan Pastikan Turki Akan Stop Serangan Di Suriah Jika Pejuang Kurdi Lakukan Hal Ini

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 06:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Operasi militer Turki di timur laut Suriah akan terus berlanjut sampai pejuang Kurdi di wilayah itu menjatuhkan senjata mereka dan menarik diri dari zona aman yang direncanakan. Begitu kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (16/10).

Dia mengesampingkan seruan internasional untuk melakukan gencatan senjata. Dia menegaskan bahwa tidak ada kekuatan asing yang dapat menghentikan langkah Turki sebelum semua tujuan dipenuhi.

"Kami akan menghentikan operasi malam ini, jika mereka segera mundur," katanya, merujuk pada Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi.


Bagi Turki, kelompok Kurdi adalah organisasi teroris.

Dikabarkan Al Jazeera, Erdogan juga menolak negosiasi langsung atau tidak langsung dengan para pejuang Kurdi dan mengatakan satu-satunya cara agar serangan itu dihentikan adalah mereka untuk meletakkan senjata mereka, menghancurkan semua perangkap mereka dan keluar dari zona aman yang telah kami tunjuk.

Turki diketahui meluncurkan serangan ofensif pada 9 Oktober lalu yang bertujuan untuk mendorong kembali elemen "teroris" dari wilayah perbatasan timur Sungai Efrat dan membangun "zona aman" yang membentang setidaknya 30 km jauh ke Suriah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya