Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

PIT Warning Jokowi Tidak Lupakan Indonesia Timur Sebagai Basis Kemenangan

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 | 05:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang telak di beberapa kawasan di Indonesia Timur. Jokowi diingatkan untuk tidak melupakan janji kampanyenya dan melibatkan tokoh wilayah Timur Indonesia dalam kabinet Indonesia Kerja Jilid II.

Salah seorang tokoh asal Sulawesi yang tergabung dalam Perhimpunan Indonesia Timur (PIT) Andi Bohar menyampaikan, dalam situasi politik yang tengah memanas, PIT hadir untuk mengingatkan pemerintah agar memperhatikan wilayah timur usai Pilpres 2019.

“Tentu kehadiran PIT mengingatkan agar nantinya dalam kebijakan-kebijakan ke depan jangan dilupakan karena kita sama-sama tahu bahwa kawasan timur adalah basis kemenangan. Basis timur bisa menjadi kekuatan politik tersendiri,” ungkap Andi di acara pernyataan sikap rekomendasi calon menteri dari wilayah timur di Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).


PIT mengingatkan secara positif kepada pemerintah khususnya Jokowi agar mendengarkan suara dari Indonesia Timur dan tidak mengabaikan rekomendasi yang mereka sodorkan.

“Kami anggap sebagai mengingatkan jangan nanti terkesan pembagian koalisipartai melupakan koalisi kekuasaan itu yang perlu diingatkan. Tentu koalisi partai memang harus, tapi koalisi daripada perwakilan perhimpuann perlu dipertimbangkan,” jelasnya.

Dia menambahkan, organisasi PIT menyuarakan aspirasi yang perlu dicatat dan dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi.

“Agar pemerintahan kedepan betul-betul sejuk dan sesuai dengan janji kampanye beliau. Kita ingatkan beliau jangan lupakan. Ini bukan selesai konferensi pres selesi bukan, tapi kami rajin mengawal apakah aspirasi diterima atau tidak. Strategi awal kita ingatkan bahwa PIT memiliki calon yang perlu dipertimbangkan itu,” tutupnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya