Berita

Sandiaga Salahudin Uno/Net

Politik

Meski Gerindra Merapat Ke Jokowi, Sandiaga Uno Lebih Elok Tetap Di Luar Pemerintahan

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 06:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Gerindra hampir bisa dipastikan akan merapat ke koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sandiaga Salahudin Uno juga hari ini dikabarkan akan kembali mendeklarasikan secara resmi menjadi anggota Partai Gerindra.

Pengamat politik Adjie Alfarabi menyatakan, apabila Prabowo membawa gerbong Gerindra merapat ke Jokowi sebaiknya Sandiaga Uno tetap memilih berada di luar pemerintahan.

Menurutnya, Sandiaga Uno adalah figur potensial yang layak bertarung merebut kursi presiden di pemilihan umum tahun 2024 mendatang.
"Secara personal Sandiaga Uno adalah salah satu top five calon presiden paling potensial di 2024. Modal awal sebagai wagub DKI dan mencalonkan diri sebagai Wapres adalah tabungan politik Sandi," kata Adjie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/10).

"Secara personal Sandiaga Uno adalah salah satu top five calon presiden paling potensial di 2024. Modal awal sebagai wagub DKI dan mencalonkan diri sebagai Wapres adalah tabungan politik Sandi," kata Adjie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/10).

Lebih lanjut Adjie menjelaskan, jika Sandi berada di luar pemerintahan, maka dia akan mampu menjaga pemilihnya.

"Bagaimana Sandi tetap menjaga psikologis pemilih di pilpres. Tetap menyentuh pemilihnya dan bahkan masyarakat luas," tandasnya.

Adjie mengusulkan ketimbang masuk kabinet, Sandiaga Uno disarankan menyusun program dan kegiatan untuk menambah reputasi dan kapasitas politiknya.

Dengan program yang menyentuh langsung ke pemilihnya  itu, maka akan jadi nilai tambah untuk bertarung di Pilpres 2024 mendatang.
"Beliau mantan kompetitor Jokowi, apalagi kan visinya kemarin (pilpres) sangat nampak beda. Jadi tidak elok kalau Sandi masuk kabinet.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya