Berita

Agus Harimurti Yudhoyono (membawa bendera Partai Demokrat/Net

Politik

Demokrat Sodorkan AHY Jadi Menteri, Bisa Jadi Ancaman Pemilu 2024

RABU, 16 OKTOBER 2019 | 05:15 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menguatnya Prabowo dengan gerbong Gerindranya merapat ke koalisi Joko Widodo, diprediksi akan menyulitkan Partai Demokrat diterima sebagai bagian pemerintah 5 tahun mendatang.

Pengamat politik, Adjie Alfarabi menyebut, Partai Demokrat akan susah diterima oleh anggota koalisi Jokowi jika menyodorkan sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai menteri kabinet kerja jilid 2.

Alasannya, kehadiran AHY akan dapat mengguncang internal partai politik pendukung Jokowi, karena dianggap sebagai ancaman di pemilu 2024 mendatang.


"AHY adalah figur potensial untuk 2024, ini akan jadi guncangan anggota koalisi mereka akan berpikir ulang (menerima Demokrat). Jokowi akan mempertimbangkan apakah PDIP dan partai lainnya nyaman dengan kehadiran AHY di koalisi." kata Adjie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/10).

Adjie menyebutkan, kemungkinan Demokrat bergabung ke koalisi Jokowi apabila sosok yang disodorkan menjadi pembantu Jokowi adalah figur selain AHY.

"Mungkin akan butuh komunikasi politik alot kalau figurnya AHY, tapi kalau figurnya selain AHY anggota partai pasti tidak begitu mengkhawatirkan." tandas Adjie.

Adjie memprediksi peluang gabungnya Demokrat sangat kecil. Mengingat hingga saat ini belum ada komunikasi politik dari elite Demokrat yang melakukan safari politik seperti yang dilakukan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya