Berita

Politisi senior Golkar, Akbar Tanjung/RMOL

Politik

Pertemuan Prabowo Dan Airlangga Berakhir Koalisi? Ini Kata Akbar Tanjung

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 13:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Orang-orang yang masuk ke dalam Kabinet Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin diharuskan mampu menjalankan amanah dengan baik. Hal itu lebih penting dibanding mempersoalkan asal partai politiknya apakah koalisi atau oposisi.

Hal itu disampaikan politisi senior Golkar, Akbar Tanjung menanggapi rencana Prabowo Subianto untuk bertemu Ketum Golkar, Airlangga Hartarto yang dikabarkan bertujuan untuk meminta restu bergabung ke koalisi pemerintah.

"Yang penting kebersamaan, keutuhan untuk menyongsong masa depan. Kalau memang kekuatan yang kita miliki punya potensi untuk memberikan kontribusi buat kemajuan ke depan, kenapa tidak (berkoalisi),” ucap Akbar di acara Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan Forum Pejuang NKRI mengusung tema Gembira Menyambut Pelantikan Presiden-Wapres terpilih sebagai bahian dari Pesta Demokrasi, di Hotel Bidakara, Selasa (15/9).


Akbar berpendapat tokoh-tokoh yang didapuk Jokowi harus memiliki kompetensi untuk memperkuat kabinet Jokowi ke depan. Namun demikian, apapun keputusan presiden dalam memilih kabinet harus dihormati semua pihak.

Pun demikian dengan kemungkinan oposisi masuk kabinet. Baginya, tidak ada istilah oposisi melainkan perlu adanya check and balance dalam pemerintahan.

"Kita tidak akrab dengan istilah oposisi, tapi kita membutuhkan kekuatan politik yang mampu mewujudkan mekanisme check and balance, itu saya kira penting," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya