Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Presisi

Polri: Pergerakan JAD Lebih Tersktruktur Di Media Sosial

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 10:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ciri khas kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD) tidak memiliki struktur di lapangan melainkan pergerakannya cukup terstuktur di sosial media.

“Kalau di lapangan dia enggak terstuktur, tapi terstruktur di Medsos,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (15/10).

Dalam kelompok JAD, setiap anggota yang ingin melakukan aksi amaliyah bergerak secara independen, tanpa ada perintah dan sesuai dengan kemampuannya masing-masing.


“Dia (kelompok JAD) tidak harus di satu tempat. Dia memberi info akan melakukan amaliyah di Papua dengan misal, menggunakan alat X atau dengan suicide (bom bunuh diri). Kalau (anggota JAD) yang bisa support dana ya support dana,” urai Dedi.

Dedi menambahkan, kelompok JAD tidak akan membeberkan identitas target, waktu dan lokasi dalam melakukan aksi amaliyah.

"Mereka tidak secara detail siapa sasarannya dan waktu tempat yang akan dilakukan amaliyah, hanya deklarasi saja, 'saya ingin amaliyah, mohon doanya'," imbuhnya.

Pemberitahuan itu tidak disampaikan secara lisan ketika bertemu melainkan hanya melalui grup telegram ataupun sosial media dari kelompok mereka.

Lebih lanjut Dedi menuturkan, dalam kurung waktu empat hari terhitung 10-14 Oktober 2019, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah melakukan operasi penangkapan terhadap 22 orang terduga pelaku teroris.

“Densus tidak berhenti di sini setelah menangkap 22 orang tersangka, hal ini dalam rangka mencegah aksi-aksi teror yang terjadi di Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya