Berita

Prabowo saat bertandang ke kediaman Surya Paloh/RMOL

Politik

Manuver Prabowo Beresiko Hilangnya Dukungan Politik Di Akar Rumput

SELASA, 15 OKTOBER 2019 | 05:46 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam dua pekan berlalu, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto nampak agresif melakukan safari politik ke petinggi parpol anggota koalisi Jokowi.

Pendiri dan CEO Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyatakan manuver Prabowo menjadi pertaruhan kehilangan dukungan politik di akar rumput. Sebabnya, polarisasi saat pemilihan presiden (Pilpres)April 2019 lalu sangatlah keras.

"Resiko yang Prabowo pertaruhkan, salah satunya kehilangan basis dukungan grassroot. Basis dukungan Prabowo selama ini kan basis akar rumput anti tesis dari Jokowi," kata Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/10).


Pangi menganalisis, sikap agresif Prabowo sowan ke elite parpol pendukung Jokowi adalah cara agar pengusung Jokowi tidak meradang karena akan bergabung ke koalisi untuk 5 tahun mendatang.

"Manuver politik yang belakangan dilakukan Prabowo sangat agresif sekali, ini adalah cara, upaya dalam membangun silaturahim politik, agar partai koalisi pengusung tidak meradang," tandas dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Prabowo memang tampak rajin menemui elite parpol pendukung Jokowi. Minggu malam (13/10), Prabowo menemui Ketum Partai Nasdem Surya Paloh. Keesokan harinya, (14/10), Prabowo bersama elite Gerindra sowan ke Ketum PKB Muhaimin Iskandar di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat.

Usai pertemuan, Prabowo selalu menyampaikan ke awak media bahwa dirinya mengedepankan kepentingan nasional di atas pertarungan politik pilpres. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya