Berita

Prabowo selfie bersama Jokowi di Istana Negara/Ist

Politik

Dianggap Langgar Etika Politik Jika Gabung Jokowi, Wajar Pendukung Prabowo Kecewa

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 04:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sinyal merapatnya Gerindra ke gerbong presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) semakin kuat. Jumat sore (11/10) lalu Prabowo bertemu Jokowi di Istana negara. Prabowo menyatakan siap membantu pemerintahan Jokowi.

Sikap politik Prabowo pun menimbulkan kekecewaan pendukungnya. Tidak sedikit beragam komentar kekecewaan karena menganggap Prabowo hanya mengejar kekuasaan semata dan mengkhianati mandat pemilihnya.

Direktur Arus Survei Indonesia Ali Rif'an menyatakan sikap para pendukung Prabowo merupakan hal yang wajar dalam politik. Dia menjelaskan etika politik perhelatan pilpres, yang kalah berada di luar kekuasaan sebagai oposisi.


"Memang ini soal fatsun politik, soal etika politik. Dalan fatsun politik, yang menang kompetisi pilpres di pemerintahan dan yang kalah berada di barisan oposisi," kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/10).

Pendukung Prabowo yang kecewa kata Ali, karena menganggap Ketua Umum Partai Gerindra itu telah melanggar fatsun politik sebagai pihak yang kalah dalam pilpres.

"Jika sekarang ada pendukung Prabowo banyak yang kecewa maka wajar karena mereka menganggap Prabowo melanggar fatsun politik tersebut," pungkas Ali.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya