Berita

Prabowo Surya Paloh/RMOL

Politik

Jokowi Minta Prabowo Jadi Juru Damai Mega-Paloh?

SENIN, 14 OKTOBER 2019 | 01:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Silaturahim kebangsaan itu dilakukan di kediaman Paloh di Jalan Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (13/10).

Pertemuan itu disebut sebagai upaya komunikasi politik untuk mencairkan koalisi Jokowi setelah sinyal kuat Gerindra merapat dalam kabinet Jokowi di periode keduanya.

Sejauh ini Megawati Soekarnoputri yang sejak awal menerima dengan senang hati Prabowo dengan kapal politiknya Gerindra. Sedangkan anggota partai koalisi yang digawangi Surya Paloh sejak awal menunjukkan penolakan. Megawati sendiri akhir-akhir ini menunjukkan hubungan dengan Paloh sedang retak.


Direktur Eksekutif Parameter Politik Inonesia Adi Prayitno saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL menjelaskan, bisa saja Jokowi sebagai presiden terpilih meminta Prabowo sebagai juru damai antara Megawati dan Surya Paloh.

Prabowo adalah tokoh politik yang dekat dengan Megawati, mereka pernah berpasangan saat Pilpres 2009. Sedangkan dengan Surya Paloh, Prabowo merupakan sama-sama politisi yang dibesarkan Partai Golkar, sebelum melahirkan Partai Gerindra dan Partai Nasdem. Gerindra dan Nasdem juga tercatat menjadi partai oposisi saat SBY menjadi presiden.  

Meski demikian, Adi melihat motif politik yang paling kentara adalah komunikasi politik jelang merapatnya Gerindra ke Jokowi.

"Mungkin saja. Tapi melihat konteksnya Prabowo sepertinya ingin membangun komunikasi soal kemungkinan merapatnya Gerindra ke jokowi dengan partai lain pendukung jokowi selain PDIP," demikian kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/10).

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu melihat, sejauh ini diantara anggota partai koalisi Jokowi, hanya PDIP yang menerima dengan tangan terbuka atas kehadirna Gerindra sebagai kawan koalisi baru. Kedatangan Prabowo ke kediaman Paloh adalah salah satu cara pemimpin Gerindra itu melakukan safari politik jelang bergabung koalisi Jokowi.

"Selama ini ada kesan hanya PDIP yang welcome ke prabowo, yang lain tidak. Road show prabowo ke sejumlah ketum sepertinya dalam rangka itu. Membangun kesepahaman dengan Nasdem, Golkar, dan PKB. Klo PPP kan sudah pernah diundang ke Hambalang," pungkas Adi Prayitno.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya