Berita

Jokowi dan Prabowo/Net

Politik

Manuver Prabowo Harus Dijelaskan Ke Pendukung Yang Kecewa

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 15:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Manuver Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk merapat ke kubu pemerintah mendapatkan banyak kritikan dari para pendukungnya.

Sebab, tidak sedikit yang kecewa dan menganggap langkah Prabowo tersebut sebagai bentuk pengkhianatan. Ini mengingat mayoritas pendukung mantan Danjen Kopassus itu adalah pihak-pihak yang tidak sejalan dengan Presiden Joko Widodo.

Atas alasan itu, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi menyerankan kepada Prabowo untuk segera menjalin komunikasi ke para pendukung dan menjelaskan alasan di balik langkah-langkah strategis yang ditempuh.


"Termasuk pilihan bergabung dalam kabinet pemerintahan Jokowi. Hal ini agar Prabowo tidak dianggap elitis dan hanya memanfaatkan dukungan pemilihnya saja," ujarnga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/10).

Pada Jumat (11/10) lalu, Prabowo Subianto berkunjung ke Ruang Garuda, Istana Negara, Jakarta. Dia datang untuk menemui Presiden Joko Widodo.

Ada banyak perbincangan di antara keduanya, mulai dari pemindahan ibukota hingga kemungkinan Gerindra merapat ke barisan pemerintah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya