Berita

Serangan di dekat perbatasan Turki/Net

Dunia

Pimpinan SDF: Serangan Militer Turki Bikin ISIS Reuni

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 10:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi di Suriah menyatakan bahwa prioritas mereka bukan lagi menjaga tahanan ISIS di wilayah tersebut.

Pernyataan itu dibuat saat daerah-daerah di timur laut Suriah di bawah kendali SDF digempur oleh tentara Turki yang tengah melancarkan kampanye militer yang ofensif.

Pertempuran di perbatasan Suriah dengan Turki telah mencegah SDF dari mengamankan kamp-kamp penahanan ISIS di daerah-daerah yang semula berada di bawah kendalinya.


"Penjagaan penjara ISIS tidak lagi menjadi prioritas. Siapa pun yang peduli tentang penahanan aman para tahanan mereka dipersilakan untuk datang dan menemukan solusi," kata pejabat senior SDF Redur Xelil dalam sebuah pernyataan (Sabtu, 13/10).

Sebaliknya, katanya, pasukan SDF akan bergerak untuk melindungi kota-kota yang masih mereka kuasai.

Lebih lanjut dia memperingatkan bahwa operasi Turki membuka jalan bagi ISIS untuk berkumpul kembali.

"Itu telah menghidupkannya kembali dan mengaktifkan sel-selnya di Qamishli dan Hassakeh," ujarnya, seperti dimuat BBC.

SDF sendiri diketahui saat ini menahan ribuan tersangka tahanan ISIS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya