Berita

Banjir yang disebabkan oleh Topan Hagibis di Tokyo/Reuters

Dunia

Porak-porandakan Jepang, Topan Super Hagibis Renggut Empat Nyawa

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 | 06:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Topan paling dahsyat yang menghantam Tokyo 60 tahun terakhir, Topan Hagibis, akhir pekan ini telah merenggut empat nyawa.

Tiga orang yang meninggal dunia dikabarkan berada di prefektur Chiba, Gunma, dan Kanagawa yang mengelilingi Tokyo. Sementara seorang korban lainnya adalah seorang pria berusia 60 tahunan yang ditemukan tanpa tanda-tanda vital di sebuah apartemen yang banjir di Kawasaki.

Per hari  ini (Minggu, 12/10), tercatat ada 17 orang yang masih dinyatakan hilang.


Bukan hanya itu, topan juga menyebabkan sekitar 80 orang lainya cedera dan lebih dari 270.000 rumah tangga kehilangan pasokan listrik.

Japan Times memuat, pada hari ini topan bergerak ke arah utara setelah sebelumnya  hujan dan angin kencang yang dibawa telah melumpuhkan ibu kota, tokyo.

Sementara itu, menurut seorang penjaga pantai setempat, sebuah kapal kargo Panama dengan 12 anggota awak diyakini tenggelam di Teluk Tokyo. Tiga anggota kru diselamatkan pada hari Minggu pagi.

Pihak berwenang mengeluarkan saran dan perintah evakuasi untuk lebih dari enam juta orang di seluruh negeri ketika badai melepaskan hujan dan angin terberat dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut otoritas Jepang, topan tersebut bisa menjadi yang terkuat untuk melanda Tokyo sejak 1958. Pasalnya, topan membawa serta curah hujan yang memecahkan rekor di banyak daerah, termasuk kota resor populer Hakone, yang dihantam hujan 939,5 mm selama 24 jam.

Hagibis, yang memiliki arti "kecepatan" dalam bahasa Filipina Tagalog, mendarat di pulau utama Jepang Honshu pada Sabtu malam (11/10).

Pasca topan melanda, tidak lama setelah itu gempa berkekuatan 5,7 mengguncang Tokyo.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya