Berita

Aliansi BEM se-Jakarta/RMOL

Politik

17 Presiden Mahasiswa Lintas Kampus Bahas Solusi UU KPK

SABTU, 12 OKTOBER 2019 | 00:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gabungan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari 17 Universitas di Jakarta berkumpul membahas sejumlah persoalan untuk menyatakan sikap mendesak pemerintah soal UU KPK.

Pertemuan yang dilangsungkan di Long Black Cafe, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (11/10) itu membahas solusi terkait UU KPK.  

Presiden BEM Universitas Mpu Tantular, Fauzi mengatakan, pertemuan ini menolak segala tindakan inkonstitusional yang mengarah pada upaya menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden.


"Sebagai agent of control kami mahasiswa akan tetap mengedepankan nilai-nilai intelektualitas dalam penyampaian kritik pembangunnya. Menolak segala tindakan inkonstitusional dengan maksud menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden yang sah sesuai ketetapan KPU RI," ujar Fauzi melalui keterangan tertulis, Jumat (11/10).

Fauzi meminta kepada para elite partai politik untuk segera mencairkan dan memperbaiki kondisi perpolitikan di Indonesia saat ini. Karena itu, politisi didesak untuk mengedepankan kesatuan dan persatuan.

"Jika ada kekurangan maupun kesalahan dalam proses legal drafting undang-undang KPK. Maka dorong bersama Mahkamah Konstitusi untuk menggunakan kewenangannya dengan seadil-adilnya dan sebijak-bijaknya," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Jakarta, Gawi menyatakan bahwa pihaknya mendorong aparat kepolisian agar secepatnya mengungkap dalang provokator yang menyebabkan aksi unjuk rasa mahasiswa yang berujung rusuh.

"Kami mengimbau agar seluruh mahasiswa dan masyarakat lebih mengedepankan fakta (verifikasi) terlebih dahulu semua informasi yang tersebar diberbagai media, baik media massa maupun media sosial agar memahami betul konteks perjuangan tanpa terbawa arus seorang atau sekelompok golongan yang disalurkan dan terorganisir," tandasnya.

Adapun 17 Presiden Mahasiswa yang berkumpul dari sejumlah Universitas di Jakarta ini terdiri dari BEM F Borobudur, BEM STMIK, BEM Mpu Tantular, BEM YAI, BEM STIH Lenteng Agung, BEM F Persada, BEM F Hukum UBK, BEM F UNIAT, BEM 17 Agustus, BEM UTIRA, BEM UNUSIA, BEM UNIJA, BEM UI, BEM Swadaya, BEM Assyafiiyah, BEM UIC, dan BEM Azzahra.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya