Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Turki Tidak Segan Buka Gerbang Dan Kirim 3,6 Juta Pengungsi Suriah Ke Eropa

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 21:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidak segan untuk membuka gerbang bagi para pengungsi Suriah yang bermukim di negaranya agar bisa bermigrasi ke Eropa jika negara-negara di benua itu memberi label pada kampanye militer Turki di Suriah timur laut sebagai "okupasi".

Dia menekankan, peringatannya itu akan membuat 3,6 juta pengungsi Suriah dikirim ke Eropa.

Peringatan tersebut disampaikan Erdogan dalam dalam pidatonya di sebuah pertemuan anggota parlemen dari partai Keadilan dan Pembangunan (AK) pada Kamis (10/10), seperti dimuat The Guardian.


Peringatan itu disampaikan tidak lama setelah Turki meluncurkan kampanye militer dengan mengerahkan pesawat tempur dan artileri untuk memasuki kota-kota perbatasan di Suriah timur untuk merebutnya dari pasukan Kurdi yang didukung Amerika Serikat.

Pasukan Turki diketahui melintasi perbatasan ke timur laut Suriah pada Rabu malam (9/10) setelah serangan udara dan artileri sebelumnya mengisyaratkan dimulainya operasi yang telah direncanakan untuk membangun zona penyangga sepanjang 20 mil antara kedua negara.

Militer Turki kemudian mengatakan telah mencapai 181 "target militan".

Pasukan Turki pun terlibat bentrok dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di pinggiran kota Tel Abyad dan Ras al-Ayn, Suriah.

Sementara itu, kantor berita pemerintah Turki, Anadolu mengklaim bahwa milisi Suriah yang beraliansi dengan Ankara telah menguasai sebuah kota kecil dekat Tel Abyad yang disebut Yabisa.

Kementerian Pertahanan Turki mengklaim pada Kamis pagi (10/10) bahwa militer telah mencapai target sejauh ini, sesuai dengan rencana.

Sedangkan Erdogan, dalam kesempatan berbeda mengatakan bahwa pasukannya telah membunuh 109 pejuang SDF.

Sementara itu di sisi lain, SDF mengklaim berhasil memukul mundur pasukan Turki sebelum berhasil memasuki dua kota lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya