Berita

Brigjend Dedi Prasetyo/RMOL

Presisi

Setelah JAD, Penusuk Wiranto Diduga Terpapar ISIS

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 14:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seorang pria diduga pelaku penyerangan dan penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto terpapar jaringan ISIS.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku penusukan yakni Syahril Alamsyah alias Abu Rara telah diamankan bersama seorang perempuan yang diduga istrinya yakni Fitri Andiriana.

Dedi menjelaskan tersangka diduga terpapar Radikal ISIS, sehingga, Detasement Khusus (Densus) 88 kini masih memintai keterangan para tersangka.


"Info yang saya dapat dia diduga terpapar radikal ISIS, ini masih didalami dan Densus 88 masih meminta keterangan para tersangka," ucap Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (10/10).

Dedi menjelaskan berdasarkan hasil mapping yang dilakukan Polda Banten pelaku diduga terpapar paham radikal ISIS  .

"Dari hasil maping yang dilakukan Polda Banten area daerah kerawanan terpapar ISIS. Tiap Polda sudah memiliki maping daerah, kabupaten, kecamatan, desa, ring 1 sampai ring 3 rawan, kurang rawan, tidak rawan, sudah dimapping," katanya.

Namun demikian, pelaku merupakan bukan salah satu yang telah dipantau oleh aparat kepolisian. Sehingga, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Belum (dipantau), Wilayahnya cukup rawan, nanti didalami," katanya.

Hingga kini, Wiranto masih dirawat oleh tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah, Pandeglang karena mengalami luka di bagian perut.

Selain itu, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto juga mengalami luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri atas.

Dikabarkan sebelumnya, pelaku bernama Sahril Alamsyah dan Fitri Adriana. Keduanya diduga bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Cirebon, Jawa Barat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya