Berita

Kapolda DIY, Irjen Ahmad Dofiri/RMOL

Presisi

Abdul Somad Ditolak UGM, Ini Penjelasan Kapolda DIY

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 10:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menyatakan tidak terkait langsung dengan acara kuliah umum Ustaz Abdul Somad (UAS) di Universitas Gajah Mada (UGM) yang mengalami penolakan.

Begitu yang disampaikan Kapolda DIY Irjen Ahmad Dofiri di Mapolda DIY, Condongcatur, Sleman, DIY, Kamis (10/10).

“Ini kan kebijakan yang punya tempat (UGM), kalau masalah (penolakan) begitu. Kepolisian dalam hal ini tidak terkait langsung dengan itu. Jadi lebih kepada kebijakan yang punya tempat seperti itu,” jelas Dofiri.


Oleh karenanya, pihak kepolisian tidak ada intervensi apa pun saat pihak UGM kemudian memutuskan untuk membatalkan acara tersebut. Dofiri pun meminta agar pro dan kontra soal penolakan UAS ini tidak dibesar-besarkan. Ia yakin bahwa semua pihak bisa lebih dewasa dalam menyelesaikan masalah.

“Jadi kita tidak terlalu jauh untuk mengantisipasi, karena internal di universitas sendiri saya kira sudah bisa menyelesaikan itu,” tandas Dofiri.

Sebelumnya, pihak UGM membatalkan kuliah umum di Ruang Utama Masjid Kampus UGM yang sejatinya akan digelar Sabtu, (12/10). UAS merupakan salah satu pemateri dalam kuliah umum bertajuk "Integrasi Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK): Pondasi Kemajuan Indonesia".

Pembatalan kuliah umum UAS di Masjid Kampus UGM itu untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan nonakademik dengan jati diri UGM. Keterkaitan antara acara bertema IPTEK dengan UAS sebagai pembicara juga dianggap tidak relevan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya