Berita

Gedung Parlemen/Net

Politik

Pelantikan Presiden Kembali Diralat Jadi Pukul 2 Siang, Ini Pertimbangannya

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 18:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Majelis Permusyaratan Rakyat (MPR) RI kembali merubah rencana waktu pelantikan Presiden dan Wapres terpilih Joko Widodo-Maruf Amin pada hari Minggu, 20 Oktober 2019.

Disepakti, pelantikan Presiden akan digelar pada pukul 14.00 WIB.

Jadwal awal pelantikan adalah pukul 10.00 WIB. Jam itu diubah menjadi pukul 16.00 WIB, karena pada Minggu pagi, umat Kristiani sedang melaksanakan ibadah dan banyak masyarakat yang berolahraga.


Keputusan tersebut akhirnya kembali diralat dalam Rapat Pimpinan (Rapim) MPR yang dipimpin Ketua MPR Bambang Soesatyo, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10).

Bambang Soesatyo menjelaskan, apabila pelantikan dilangsungkan pada 4 sore, hal itu terlalu sore dan mepet dengan waktu ibadah salat Magrib bagi umat Islam.

Atas dasar itu, para pimpinan MPR mengusulkan pelantikan Jokowi-Maruf dimajukan pada pukul 2 siang.

"Kalau jam 16.00 terlalu mepet dengan Magrib. Akhirnya kita sepakat untuk mengusulkan nanti baik kepada Kesekjenan, maupun protokol Istana, baik juga kepada Presiden untuk dilakukan jam 14.00 atau dua siang," kata Bamsoet sapaan akrabnya.

Selain itu, kembali dijelaskan Bamsoet, apabila pelantikan Presiden dilangsungkan pada pagi hari dinilai kurang tepat. Hal itu lantaran mengganggu waktu umat Kristiani yang beribadah di hari Minggu, juga mengganggu masyarakat yang ingin berolah raga pagi.

"Kenapa? Karena car free day berakhir jam 11, kemudian ibadah juga bisa selesai jam 12.00-an. Jam 1, kita juga yang muslim selesai salat Zuhur. Dan selesai upacara (pelantikan) kita juga masih bisa salat Asar. Demikian pertimbangan kami. Kita sepakat mengusulkan jam 14.00 WIB," demikian Bamsoet.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya