Berita

Mike Pompeo/Net

Dunia

AS Tangguhkan Visa Bagi Pejabat China "Penindas" Warga Uighur

RABU, 09 OKTOBER 2019 | 07:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat siap menangguhkan visa bagi pejabat China yang terlibat dalam penindasan warga muslim Uighur di wilayah barat Xinjiang.

"Amerika Serikat menyerukan Republik Rakyat Tiongkok untuk segera mengakhiri kampanye penindasannya di Xinjiang," kata Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan (Selasa, 8/10), seperti dimuat Channel News Asia.

Langkah tegas ini diambil sehari setelah Amerika Serikat menerapkan pembatasan komersial pada sejumlah perusahaan dan entitas China.


Pompeo meminta China untuk membebaskan semua yang ditahan secara sewenang-wenang, dan menghentikan upaya untuk memaksa anggota kelompok minoritas Muslim China yang tinggal di luar negeri untuk kembali ke China untuk menghadapi nasib yang tidak pasti.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan mengatakan akan membatasi visa bagi pemerintah China dan pejabat Partai Komunis yang terlibat dalam penahanan atau penyalahgunaan Uighur, Kazakh, atau etnis mayoritas Muslim lainnya di Xinjiang.

Perintah itu juga akan memengaruhi anggota keluarga mereka, termasuk anak-anak yang mungkin mencari pendidikan Amerika Serikat. Namun, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat tidak merinci nama-nama pejabat yang akan terpengaruh.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya